DMI - DEWAN MASJID INDONESIA

Dewan Masjid Indonesia (DMI) adalah organisasi tingkat nasional yang bertujuan untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid, serta menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan persatuan umat. Dipimpin oleh H.M. Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum, DMI berfokus pada manajemen modern, peningkatan fasilitas masjid, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Organisasi yang didirikan pada 22 Juni 1972 ini memiliki berbagai program strategis yang sangat relevan untuk kebutuhan komunitas dan pengurus masjid.

Mukadimah Anggaran Dasar (AD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) berlandaskan pada semangat untuk memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid. Mukadimah ini memuat landasan spiritual, yaitu Surah At-Taubah ayat 18 dan 108, yang menegaskan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan persatuan umat Islam dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

KETUA UMUM DMI - Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla

Visi Utama
Jusuf Kalla secara konsisten menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan harus menjadi pusat peradaban umat Islam. Beliau mendorong agar masjid menjadi motor penggerak ekonomi, sosial, pendidikan, dan persatuan masyarakat. [1, 2, 3]
Program Kerja & Kebijakan Unggulan
Di bawah kepemimpinan beliau, DMI memiliki beberapa pilar program strategis untuk kemakmuran masjid: [1]
    • Perbaikan Akustik: Program pembenahan sound system dan tata suara masjid agar nyaman dan syahdu bagi para jemaah.
    • Masjid Bersih & Sehat: Kampanye menjaga kebersihan lingkungan dan fasilitas masjid.
    • Pemberdayaan Ekonomi Umat: Mengembangkan koperasi dan kegiatan produktif berbasis masjid untuk mengentaskan kemiskinan dan membantu warga sekitar.
    • Manajemen Digitalisasi: Penataan organisasi DMI berbasis digital dan pengembangan aplikasi masjid.
    • Sertifikasi Tanah Wakaf: Membantu pengurusan legalitas dan sertifikat tanah wakaf masjid. [1, 2, 3]

Gelar & Penghargaan
Atas dedikasi, perhatian, dan kontribusinya yang luar biasa dalam memajukan fungsi masjid di Indonesia, Jusuf Kalla dianugerahi gelar sebagai Bapak Pemberdayaan Masjid Indonesia. [1]
Untuk informasi lebih mendalam mengenai visi, susunan pengurus, hingga data masjid di seluruh Indonesia, Anda dapat mengunjungi laman resmi Dewan Masjid Indonesia.

DMI - DIGITAL LIBRARY UNTUK SEMUA MASJID

Perpustakaan digital di masjid berfungsi sebagai pusat literasi modern yang menyediakan akses ribuan buku agama, umum, dan jurnal secara instan. Fasilitas ini memaksimalkan fungsi masjid menjadi pusat peradaban dan sumber ilmu yang relevan dengan gaya hidup masyarakat masa kini.

Perpustakaan di Masjid  memiliki peran penting dalam memfasilitasi harmoni di antara umat beragama. Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk meningkatkan pengetahuan dan minat membaca, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan tingkat literasi masyarakat.

Karena itu, DMI – Dewan Masjid Indonesia menyediakan WebLink Digital Library yang BISA dipasang di Semua Masjid Masjid di Indonesia GRATIS, dengan Koleksi hingga 789 Juta BukuEbook dalam 200 Lebih Bahasa termasuk Bhs Indonesia & SEMUA Kategori: Art, AI, Business, Commerce, Computer, Engineering, Mechanics, Nursing, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Pendidikan, Artificial Intelligent, Medical, DLL.

Untuk SD hingga DOKTORAL, LENGKAP, CEPAT dan yang pertama pakai FAT – Fast Access Technology sehingga SANGAT CEPAT AKSESnya dan MUDAH DOWNLOADnya.

BISA DIBUATKAN dengan Nama Masjid yang dikehandaki LENGKAP dengan QR-CODE. Jamaah tinggal SCAN QR – Code yang ditempel di sekitar Masjid supaya MUDAH dan KELIHATAN untuk mengaksesnya.